Minggu, 21 Agustus 2011

SUKSES BISA MENJADI MILIK SIAPA SAJA



ANDA PINGIN SUKSES...???


Sukses bermula dari mental. Anda bisa saja miskin namun jika Anda yakin bahwa Anda bisa sukses, maka itulah yang akan Anda raih. Demikian juga sebaliknya, jika seseorang terlahir kaya, namun tidak memiliki mental sukses, maka kelak ia pun bisa jatuh melarat.
Tak peduli apa pun yang menjadi profesi kerja Anda sekarang, apakah karyawan rendahan atau bos sekalipun, Anda bisa meraih sukses dengan mengembangkan 50 kebiasaan sukses ini. Namun, ingat juga bahwa ukuran kesuksesan bukanlah uang, melainkan mental puas itu sendiri.
1.Carilah dan temukan kesempatan di mana orang lain saat orang lain gagal menemukannya.
2.Orang sukses melihat masalah sebagai bahan pembelajaran dan bukannya kesulitan belaka.
3.Fokus pada solusi, bukan berkubang pada masalah yang ada.
4.Menciptakan jalan suksesnya sendiri dengan pemikiran dan inovasi yang ada.
5.Orang sukses bisa merasa takut, namun mereka kemudian mengendalikan dan mengatasinya.
6.Mereka mengajukan pertanyaan yang tepat, sehingga menegaskan kualitas pikiran dan emosional yang positif.
7.Mereka jarang mengeluh.
8.Mereka tidak menyalahkan orang lain, namun mengambil tanggung jawab atas tindakan mereka.
9.Mereka selalu menemukan cara untuk mengembangkan potensi mereka dan menggunakannya dengan efektif.
10.Mereka sibuk, produktif, dan proaktif, bukan luntang-lantung.
11.Mereka mau menyesuaikan diri dengan sifat dan pemikiran orang lain.
12.Mereka memiliki ambisi atau semangat.
13.Tahu benar apa yang diinginkan.
14.Mereka inovatif dan bukan plagiat.
15.Mereka tidak menunda-nunda apa yang ada.
16.Mereka memiliki prinsip bahwa hidup adalah proses belajar yang tiada henti.
17.Mereka tidak menganggap diri sempurna sehingga sudi belajar dari orang lain.
18.Mereka melakukan apa yang seharusnya, bukan apa yang mereka mau lakukan.
19.Mereka mau mengambil resiko, tapi bukan nekat.
20.Mereka menghadapi dan menyelesaikan masalah dengan segera.
21.Mereka tidak menunggu datangnya keberuntungan, atau kesempatan. Merekalah yang menciptakannya.
22.Mereka bertindak bahkan sebelum disuruh/ diminta.
23.Mereka mampu mengendalikan emosi dan bersikap profesional.
24.Mereka adalah komunikator yang handal.
25.Mereka mempunyai rencana dan berusaha membuatnya menjadi kenyataan.
26.Mereka menjadi luar biasa karena mereka memilih untuk itu.
27.Mereka berhasil melalui masa-masa berat yang biasanya membuat orang lain menyerah.
28.Mereka tahu apa yang penting bagi mereka dan melakukan yang terbaik yang mereka bisa.
29.Mereka memiliki keseimbangan. Mereka tahu bahwa uang hanya alat, bukan segalanya.
30.Mereka paham betul pentingnya disiplin dan pengendalian diri.
31.Mereka merasa aman karena mereka tahu mereka berharga.
32.Mereka juga murah hati dan baik hati.
33.Mereka mau mengakui kesalahan dan tidak segan untuk minta maaf.
34.Mereka mau beradaptasi dengan perubahan.
35.Mereka menjaga kesehatan dan performa tubuh.
36.Mereka rajin.
37.Ulet
38.Mereka terbuka dan mau menerima masukan dari orang lain.
39.Mereka tetap bahagia saat menghadapi pasang surut kehidupan.
40.Mereka tidak bergaul dengan orang-orang yang salah/ merusak.
41.Mereka tidak membuang waktu dan energi emosional untuk sesuatu yang di luar kendali mereka.
42.Mereka nyaman bekerja di tempat yang ada.
43.Mereka memasang standar yang tinggi bagi diri sendiri.
44.Mereka tidak mempertanyakan mengapa mereka gagal namun memetik pelajaran dari itu semua.
45.Mereka tahu bagaimana harus rileks, menikmati apa yang ada, dan mampu bersenang-senang dalam kecerobohan sekalipun.
46.Karir mereka bukanlah siapa mereka, itu hanyalah pekerjaan.
47.Mereka lebih tertarik pada apa yang efektif ketimbang pada apa yang mudah.
48.Mereka menyelesaikan apa yang telah mereka mulai.
49.Mereka menyadari bahwa mereka bukan hanya makhluk hidup belaka, namun juga makhluk rohani.
50.Mereka melakukan pada yang mereka katakan.
Jadi, apakah ada beberapa kebiasaan yang sudah menjadi bagian dari hidup Anda saat ini?! Jika ada, kembangkan itu, dan tambahkan peluang sukses Anda dengan melakukan yang lain.
Ingat, sukses buka

Rabu, 17 Agustus 2011

MERIAHNYA ACARA HUT RI KE 66 DI KORINDO PAPUA



Makna Kemerdekaan Bagi Seorang Pekerja


Makna Kemerdekaan Bagi Seorang Pekerja
Anda adalah pemegang estafet kemerdekaan ini. Jika tugas orang-orang tua kita adalah merebut kemerdekaan dari tangan penjajah; maka tugas kita adalah mengisi kemerdekaan yang mereka wariskan, dengan pertaruhan nyawa mereka sendiri. Lantas, bagaimana kita bisa ikut mengisi kemerdekaan ?
Mungkin kita jarang menyadari bahwa dengan berkarya, kita sudah berkontribusi untuk mengisi kemerdekaan. Mengapa? Karena begitu banyak masalah yang membebani bangsa ini. Jika kita menjadi karyawan yang sukses, maka berkuranglah satu beban negara untuk menyediakan lapangan kerja. Jika kita bisa memperoleh penghasilan yang layak, maka berkurang pula keratan roti yang harus disediakan negara untuk rakyatnya. Jika kita mampu membiayai sekolah anak-anak kita, maka beban negara atas pendidikan juga berkurang. Begitulah seterusnya.
Pendek kata, Anda bisa mengisi kemerdekaan ini dengan mengurangi beban negara atas diri Anda sendiri. Jika Anda hanya bisa melakukannya untuk diri Anda sendiri saja, maka itu sudah menjadi sumbangan bermakna. Karena di luar sana masih banyak sekali rakyat yang bahkan tidak sanggup untuk menghidupi dirinya sendiri, sehingga menambah berat beban negara ini. Anda tidak seperti mereka. Jika Anda bisa mensejahterakan keluarga Anda, maka sumbangan itu menjadi semakin bermakna. Apalagi jika kemudian Anda bisa berkontribusi kepada orang-orang lain dilingkungan Anda. Siapa bilang pejuang kemerdekaan itu hanyalah mereka yang ikut bertempur dimedan perang ? Anda juga bisa menjadi pejuang kemerdekaan dengan mengisi kemerdekaan itu sendiri.
Bagaimana seorang pekerja seperti kita bisa berkontribusi? Dengan menjadi pekerja yang sukses. Bukan sekedar pekerja asal-asalan. Jika semakin banyak pekerja sukses, maka negara ini berangsur-angsur menjadi makmur. Tetapi, kita hanya bisa menjadi pekerja sukses jika kita sungguh-sungguh menggunakan segenap potensi yang kita miliki. Jika tidak, maka kita akan tetap tersisihkan.
Tidak ada tempat kerja yang ideal. Jadi, dimanapun kita bekerja, pasti akan menghadapi beragam kesulitan. Karena itu, jangan pernah membiarkan kesulitan yang Anda hadapi mengubur potensi diri Anda. Sudah banyak orang cemerlang berubah menjadi pecundang, hanya karena kecewa kepada lingkungannya. Jika begitu, sesungguhnya dia tidak merugikan siapapun, selain dirinya sendiri.
Negara ini membutuhkan orang-orang seperti Anda. Maka, berkaryalah dengan segenap kemapuan yang Anda miliki. Karena hanya dengan cara itulah saja, Anda bisa turut mengisi kemerdekaan ini.



Add caption
PASKIBRAKA KORINDO PAPUA YANG MERUPAKAN ANGGOTA PANITIA TELAH MENJALANI LATIHAN OLEH APARAT KEAMANAN SELAMA KURANG LEBIH 2 MINGGU. HARI INI MEREKA BENAR-BENAR JADI BINTANG DI ASIKI, DISAKSIKAN OLEH 5000 PESERTA UPACARA DAN MENJADI IMPIAN SETIAP PELAJAR AGAR KELAK MENDAPAT KESEMPATAN SEPERTI MEREKA.
KETUA SPSI KORINDO PAPUA ORAL BRUNER LELENG BERDAMPINGAN DENGAN MANAGER UMUM PERSONALIA RONI MAKAL SH DUDUK DI TRIBUN TAMU TERHORMAT BERSAMA TKA KORINDO PAPUA YANG MERUPAKAN JAJARAN MANAGEMEN PERUSAHAAN DAN APARAT KEAMANAN DISTRIK JAIR


PEMBERIAN PENGHARGAAN KARYAWAN TELADAN 2011 OLEH DIREKTUR JIN YOUN SAN ATAS SEGALA DEDIKASI, PENGORMBANAN SERTA KERJA KERAS DALAM PROSES PRODUKSI DAN SELURUH KEGIATAN PERUSAHAAN








PENARI KOCAK

SEMUA KEGIATAN INI BERKAT KERJA SAMA PANITIA YANG TELAH DENGAN SEGENAP HATI MEMBERIKAN YANG TERBAIK BAGI BANGSA DAN NEGARA, HAL INI TERCERMIN DALAM SETIAP PEKERJAAN YANG DILAKUKAN DENGAN PENUH TANGGUNG JAWAB DAN BAHKAN SERING MENGELUARKAN DANA DARI KANTUNG PRIBADI KARENA PANITIA SELALU TERBATAS DANANYA. 
UNTUK PARA DONATUR YANG TELAH MENYUMBANG PANITIA DARI AWAL KEGIATAN INI, KAMI DENGAN SEGENAP RASA SYUKUR MENGUCAPKAN TERIMA KASIH. SEMOGA AMAL BAKTINYA DITERIMA OLEH SANG PENCIPTA.
MELALUI INI PULA KAMI MENDOAKAN PUTRA BUNGSU KETUA PANITIA BPK. SAEFUDIN ZHURI YANG TELAH DIRUJUK KE MERAUKE KARENA SAKITNYA SEMOGA CEPAT SEMBUH.




PIALA TETAP
FUNKY MODERN DACER ASIKI

Senin, 01 Agustus 2011

SUSUNAN UPACARA BENDERA HUT RI KE 66 17 AGUSTUS 2011








TEMA HUT RI KE 66 17 AGUSTUS 2011

Dengan Semangat Proklamasi 17 Agustus 1945, Kita Tingkatkan Kesadaran Hidup dalam Ke-Bhineka-an untuk Kokohkan Persatuan NKRI, Kita Sukseskan Kepemimpinan Indonesia dalam Forum ASEAN untuk Kokohkan Solidaritas ASEAN

Susunan Upacara Bendera
Peringatan HUT Proklamasi RI

  1. Masing–masing pemimpin barisan menyiapkan barisannya
  2. Komandan upacara memasuki lapangan upacara
  3. Penghormatan kepada komandan upacara dipimpin oleh regu yang paling kanan
  4. Laporan masing–masing pemimpin barisan kepada komanda upacara
  5. Inspektur upacara memasuki lapangan upacara
  6. Penghormatan kepada inspektur upacara
  7. Laporan komandan upacara kepada inspektur upacara bahwa upacara siap dimulai
  8. Pengibaran bendera merah putih diiringi lagu kebangsaan Indonesia Raya
  9. Mengheningkan cipta di pimpin inspektur upacara.
  10. Pembacaan teks Proklamasi
  11. Pembacaan teks pancasila oleh insprktur upacara diikuti oleh seluruh pesertaupacara
  12. Pembacaan pembukaan Undang-undang Dasar 1945
  13. Amanat inspektur upacara, barisan di istirahatkan
  14. Menyanyikan lagu–lagu wajib Nasional (SATU NUSA SATU BANGSA-JIKA 50% PESERTA BISA MENYANYIKANNYA) oleh seluruh peserta upacara, pasukan disiapkan
  15. Pembacaan do’a
  16. Laporan komandan upacara kepada inspektur upacara bahwa upacara telah selesai
  17. Penghormatan kepada inspektur upacara
  18. Inspektur upacara beserta rombongan di persilahkan meninggalkan lapangan upacara
  19. Penghormatan kepada komandan upacara dipimpin oleh regu yang paling kanan
  20. Komandan upacara meninggalkan lapangan upacara
  21. Pemimpin pasukan membubarkan barisannya
  22. Upacara selesai
PROKLAMASI
Kami bangsa Indonesia dengan ini menjatakan kemerdekaan Indonesia.
Hal-hal jang mengenai pemindahan kekoeasaan d.l.l., diselenggarakan
dengan tjara seksama dan dalam tempo jang sesingkat-singkatnja.
Djakarta, hari 17 boelan 8 tahoen 45
Atas nama bangsa Indonesia.
Soekarno/Hatta

 
Pembukaan UUD 45
Bahwa sesungguhnya kemerdekaan itu ialah hak segala bangsa dan oleh sebab itu, maka penjajahan diatas dunia harus dihapuskan karena tidak sesuai dengan perikemanusiaan dan perikeadilan.
Dan perjuangan pergerakan kemerdekaan Indonesia telah sampailah kepada saat yang berbahagia dengan selamat sentosa mengantarkan rakyat Indonesia ke depan pintu gerbang kemerdekaan negara Indonesia, yang merdeka, bersatu, berdaulat, adil dan makmur.
Atas berkat rahmat Allah Yang Maha Kuasa dan dengan didorongkan oleh keinginan luhur, supaya berkehidupan kebangsaan yang bebas, maka rakyat Indonesia menyatakan dengan
inikemerdekaannya.

Kemudian daripada itu untuk membentuk suatu pemerintah negara Indonesia yang melindungi
segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia dan untuk memajukan kesejahteraan umum, mencerdaskan kehidupan bangsa, dan ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi dan keadilan sosial, maka disusunlah kemerdekaan kebangsaan Indonesia itu dalam suatu Undang-Undang Dasar negara Indonesia, yang terbentuk dalam suatu susunan negara Republik Indonesia yang berkedaulatan rakyat dengan berdasar kepada : Ketuhanan Yang Maha Esa, kemanusiaan yang adil dan beradab, persatuan Indonesia, dan kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan/perwakilan, serta dengan mewujudkan suatu keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.


Satu nusa
Satu bangsa
Satu bahasa kita
*courtesy of LirikLaguIndonesia.net
Tanah air
Pasti jaya
Untuk Selama-lamanya
Indonesia pusaka
Indonesia tercinta
Nusa bangsa
Dan Bahasa
Kita bela bersama

Indonesia tanah airku
Tanah tumpah darahku
Disanalah aku berdiri
Jadi pandu ibuku
Indonesia kebangsaanku
Bangsa dan Tanah Airku
Marilah kita berseru
Indonesia bersatu

Hiduplah tanahku
Hiduplah negriku
Bangsaku Rakyatku semuanya
Bangunlah jiwanya
Bangunlah badannya
Untuk Indonesia Raya

Indonesia Raya
Merdeka Merdeka
Tanahku negriku yang kucinta

Indonesia Raya
Merdeka Merdeka
Hiduplah Indonesia Raya



Kamis, 16 Juni 2011

HUT RI KE - 66 KORINDO GROUP PAPUA ASIKI


Pekerja Korindo Group Asiki Boven Digoel Papua yang bernaung di bawah bendera PT. KORINDO ABADI yang bergerak di bidang Industri pengelolahan Kayu Lapis Export, bergeliat untuk merayakan kemerdekaan NKRI yang ke- 66.
Sebagai langkah awal yakni terbentuknya Panitia HUT RI KE - 66 yang disponsori oleh SPSI Korindo Group Papua. Dalam kepanitaan yang dikomandoi oleh Bpk. Syaefudi Zuhri melibatkan semua suku, ras dan agama serta terdiri dari beberapa departemen yang ada dalam lingkup Industri Plywood Asiki.

Ada  Curhat penulis ( kutipan catatan harian sebagai sekretaris SPSI periode 2010 - 2012 ) dibalik perayaan HUT RI ke- 66 yang menggugah rasa Nasionalisme para karyawan yaitu ada beberapa persoalan ketenagakerjaan dalam rangkain produksi Industry Kayu Lapis Korindo yang menurut kacamata penulis karyawanya belum merdeka.

Persoalan borongan di industry plywood Korindo Asiki seolah menjadi duri dalam daging Karyawan yang selama ini telah bersama-sama menopang produktifitas Korindo hingga besar sebagai perusahaan dengan status P M A sekarang ini. Jika kita menelusuri napak tilas peralihan pekerja yang sebelumnya berstatus sebagai karyawan Korindo yang kemudian dialihkan menjadi tenaga borongan bagi pemborong yang menangami Saw-mil, Packing dan  chiper. Sungguh tragis memang, jika kita sadar bahwa ini merupakan pembodohan yang mengikis hak-hak dasar warga negara Indonesia yang telah merdeka selama 66 tahun tetapi toh belum bisa merdeka dari hak untuk memperoleh penghidupan yang layak seperti perumahan, kesehatan dan yang lebih penting upah kerja yang masih jauh dari standar upah minimum Propinsi. Duka karyawan borongan di dalam rangkaian industry Plywood Korindo Asiki ini seolah semakin parah ketika jam kerja mereka yang lebih 4 jam setiap hari dan tidak diberikan upah lemburnya. Hal ini setidaknya jika kita mengacu pada kepmen Nakertrans no. 102 tahun 2004.
Anehnya lagi kita warga negara Indonesia Sejati yang melek hukum dan sadar akan ketimpangan tersebut seolah-olah diam seribu bahasa menyaksikan rekan sewarga negara yang di depan mata kita diperas  tenaganya. Entahlah ini salah siapa. Dan bukan bermaksud mencari siapa yang salah tetapi sekedar menggugah hati nurani untuk berani bersikap benar dan positif terhadap setiap permasalahan yang sedang dihadpai oleh karyawan. 

1.       SK GUBERNUR PROPINSI PAPUA NO. 133 TAHUN 2010 TENTANG PENETAPAN UPAH MINIMUM DAN UPAH MINIMUM SEKTORAL PROPINSI PAPUA. SEBESAR:  RP 1.403.00,- PER BULAN
(KESATU: UMP PROPINSI PAPUA:  RP 1.403.00,- PER BULAN)

2.       KEPUTUSAN MENTERI TENAGA KERJA TENTANG PERHITUNGAN WAKTU DAN UPAH LEMBUR
Kepmen  No. 102 tahun 2004  pasal 1 yang bunyinya:
1.       Waktu kerja lembur adalah waktu kerja yang melebihi 7 (tujuh) jam sehari dan 40 (empat puluh) jam 1 (satu) minggu untuk 6 (eman) hari kerja dalam 1 (satu)  minggu atau 8 (delapan) jam sehari, dan 40 (empat puluh) han 1 (satu) minggu untuk 5 (lima) hari kerja dalam 1 (satu) minggu atau waktu kerja pada hari istrirahat mingguan dana atau pada hari libur resmi yang ditetapkan Pemeriantah.
Jika dibandingkan dengan pekerja di toko/market dan beberapa CV yang juga berlokasi di sekitar Asiki, gaji karyawan borongan Korindo memang terbilang kecil apalagi waktu kerja yang lebih empat jam dari yang seharusnya.

Meskipun Karyawan Borongan Korindo itu bukan langsung tanggungjawab PT. KORINDO (istilah lokalnya diborongkan kepada pemborong berupa CV atau unit usaha apalah...???) tetapi yang jelas ini sebagai bukti nyata bahwa masih ada rekan kita yang belum merdeka di atas Tanah Air Indonesia yang dijamin segala hak asasinya baik secara International maupun secara National.

Sedikit puisi kupersembahkan bagi hati nurani kita.

Aku Masih Utuh dan Kata-kata Belum Binasa
aku bukan artis pembuat berita
tapi aku memang selalu kabar buruk buat
penguasa
puisiku bukan puisi
tapi kata-kata gelap
yang berkeringat dan berdesakan
mencari jalan
ia tak mati-mati
meski bola mataku diganti
ia tak mati-mati
meski bercerai dengan rumah
ditusuk-tusuk sepi
ia tak mati-mati
telah kubayar yang dia minta
umur-tenaga-luka
kata-kata itu selalu menagih
padaku ia selalu berkata
kau masih hidup
aku memang masih utuh
dan kata-kata belum binasa


Seorang Karyawan Kontrak Masuk Toko
masuk toko
yang pertama kurasa adalah cahaya
yang terang benderang
tak seperti jalan-jalan sempit
di kampungku yang gelap
sorot mata para penjaga
dan lampu-lampu yang mengitariku
seperti sengaja hendak menunjukkan
dari mana asalku
aku melihat kakiku - jari-jarinya bergerak
aku melihat sandal jepitku
aku menoleh ke kiri ke kanan - bau-bau harum
aku menatap betis-betis dan sepatu
bulu tubuhku berdiri merasakan desir
kipas angin
yang berputar-putar halus lembut
badanku makin mingkup
aku melihat barang-barang yang dipajang
aku menghitung-hitung
aku menghitung upahku
aku menghitung harga tenagaku
yang menggerakkan mesin-mesin di pabrik
aku melihat harga-harga kebutuhan
di etalase
aku melihat bayanganku
makin letih
dan terus diisap

Tulisan di atas tidak bermaksud untuk menyerang pribadi atau kelompok tetapi hanya sekedar curhat penulis sebagai sekretaris SPSI Korindo Group Papua atas ketakberdayaan kita sebagai pekerja dalam memerdekakan rekan sewarga negara yang ada di sekitar kita.

Salam Merdeka....


Rabu, 16 Februari 2011

DONOR DARAH








Dalam rangka memperingati hari ulang tahun SPSI ke 38, DPP KSPSI Propinsi Papua bekerja  sama dengan KSPSI Kabupaten se Papua dan FSPSI di masing-maising perusahaan yang tersebar di seantero Propinsi Papua melakukan aksi sosial berupa donor darah. Pendonoran darah ini dilakukan sebagai wujud kepedualian Pekerja kepada Kemanusiaan dan memiliki makna sesuai dengan unsur yang terkandung dalam jaringan darah yaitu unsur kehidupan. Dengan memberikan kehidupan kepada orang yang sedang mengalami masa kritis dalam kehidupannya.

JAYAPURA—Rangkaian Peringatan HUT Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) ke 38  dan HARPEKINDO 2011 di   Jayapura antara lain dengan menggelar aksi donor  darah di Aula PTC Kelapa Dua, Entrop, Jayapura, Rabu (16/2).
Demikian disampaikan Ketua DPD Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Provinsi Papua Nurhaida SE disela sela aksi donor darah di Aula PTC Kelapa Dua, Entrop, Jayapura, Rabu (16/2).
Peringatan HUT KSPSI  ke 38  dan HARPEKINDO 2011 mengusung tema Mari kita menyumbang darah untuk saling membantu sesama bekerjasama DPD KSPSI Provinsi Papua dengan PMI Papua.
Aksi donor darah ini selain diikuri seluruh anggota KSPSI Kabupaten/Kota Se-Jayapura juga dihadiri Kepala Kantor Cabang PT  Jamsostek Jayapura Gigih Mulyo Oetomo dan Seorang Tuna Netra Korina Ayer dan Diana Supusepa dari Yayasan Humania Jayapura.

Nurhaida menjelaskan, aksi  donor darah ini melibatkan seluruh anggota KSPSI Kabupaten/Kota Jayapura serta masyarakat ditargetkan 200 pendonor bekerjasama dengan PMI Kota Jayapura.
Karena itu, lanjutnya, pihaknya kami menghimbau kepada seluruh masyarakat di Kabupaten/Kota Jayapura siapapun dia stetes darah yang didonorkan sangat berarti bagi masyarakat.
“Hari ini hadir juga dua orang pendonor darah dari  Yayasan Humania Jayapura. Walaupun mereka mempunyai keterbelakangan, tapi secara suka rela dan hati yang ikhlas datang menyumbangkan darahnya, bahkan sudah bekali-kali menyumbangkan darahnya,” katanya.
Seorang Tuna Netra Korina Ayer dan Diana Supusepa dari Yayasan Humania Jayapura mengatakan ia ikut mendonorkan darahnya  untuk membantu saudara-saudara yang sangat membutuhkan darah.
“Jika saya dalam beberapa bulan tak mendonorkan darah, maka  kepala saya sakit dan tak enak badan tanpa efek samping,” katanya.
Kepala Kantor Cabang PT  Jamsostek Jayapura Gigih Mulyo Oetomo mengatakan pihaknya  berkenan mendonorkan darah agar  dapat bermanfaat khususnya bagi para pekerja yang memerlukan.         
Ketua Unit Transfusi Darah Kota Jayapura Ny Ita menegaskan,  seluruh sumbangan darah ini nantinya discraning untuk menghindari darah yang mengandung  penyakit spilis, hepatitis B serta HIV-AIDS.


Senin, 14 Februari 2011

PERSOALAN UMP/UMR


Salah satu problem yang langsung menyentuh kaum buruh adalah rendahnya atau tidak sesuainya pendapatan (gaji) yang diperoleh dengan tuntutan untuk memenuhi kebutuhan hidupnya beserta tanggungannya. Faktor ini, yakni kebutuhan hidup semakin meningkat, sementara  gaji yang diterima  relatif tetap, menjadi salah satu  pendorong gerak protes kaum buruh.
Sementara itu dalam sistem ekonomi Kapitalis, rendahnya gaji buruh justu menjadi penarik bagi para investor asing. Termasuk pemerintah, untuk kepentingan peningkatan pendapatan pemerintah (bukan rakyat), justru memelihara kondisi seperti ini. Kondisi ini menyebabkan pihak pemerintah lebih sering memihak ‘sang investor’ , dibanding dengan buruh (yang merupakan rakyatnya sendiri ) ketika terjadi krisis perburuhan. Rendahnya gaji juga berhubungan dengan rendahnya kualitas SDM. Persoalannya bagaimana, SDM bisa meningkat kalau biaya pendidikan mahal ?
Untuk membantu mengatasi problem gaji, pemerintah biasanyamembuat ‘batas minimal gaji’ yang harus dibayarkan oleh perusahaan kepada pekerjanya, yang kemudian dikenal dengan istilah Upah Minimum Regional (UMR) atau Upah MinimumDaerah (UMD) atau Upah Minimum Kota (UMK) yang mengacu pada UU Otonomi Daerah No. 22 Tahun 1999. Intervensi pemerintah dalam hal ini ditujukan untuk menghilangkan kesan eksploitasi pemilik usaha kepada buruh karena membayar dibawah standar hidupnya. Nilai UMR, UMD dan UMK inibiasanya dihitung bersama berbagai pihak yang merujuk kepada Kebutuhan Fisik Minimum Keluarga (KFM), Kebutuhan Hidup Minimum (KHM) atau kondisi lain di daerah yang bersangkutan.
Penetapan UMR sendiri sebenarnya ‘sangat bermasalah’ dilihat dari realitas terbentuknya kesepakatan upah dari pihak pengusaha dan buruh. Dalam kondisi normal dan dalam sudut pandang keadilan ekonomi, seharusnya nilai upah sebanding dengan besarnya peran jasa buruh dalam mewujudkan hasil usaha dari perusahaan yang bersangkutan. Penetapan UMR dan UMD di satu sisi dimanfaatkan buruh-buruh ‘malas’ untuk memaksa pengusaha memberi gaji minimal, meski perannya dalam kerja perusahaan sangat sedikit (meskipun ini sangat jarang terjadi) . Di sisi lain UMR dan UMD kerap digunakan pengusaha untuk menekan besaran gaji agar tidak terlalu tinggi, meskipun si buruh telah mengorbankan tenaga dan jam kerjanya yang sangat banyak dalam proses produksi suatu perusahaan. Bila diteliti lebih jauh, penetapan UMR dan UMD ternyata tidak serta merta menghilangkan  problem gaji/ upah ini. Hal ini terjadi setidaknya disebabkan oleh :
1. Pihak pekerja, yang mayoritasnya berkualitas SDM rendah berada dalam kuantitas yang banyak sehingga nyaris tidak memiliki posisi tawar yang cukup dalam menetapkan gaji yangdiinginkan. Walhasil besaran gaji hanya ditentukan oleh pihak majikan, dan kaum buruh berada pada posisi  ‘sulitmenolak’.
2. Pihak majikan sendiri sering merasa keberatan dengan batasan UMR. Mengingat meskipun pekerja tersebut bekerja sidikit dan mudah, pengusaha tetap harusmembayar sesuai batas tersebut.
3. Posisi tawar yang rendah dari para buruh semakin memprihatinkan dengan tidak adanya pembinaan dan peningkatan kualitas buruh oleh pemerintah, baik terhadap kualitas keterampilan dan pengetahuan para buruh terhadap berbagai regulasi perburuhan.
4. Kebutuhan hidup yang memang juga bervariasi dan semakin bertambah, tetap saja tidak mampu dipenuhi dengan gaji sesuai UMR. Pangkal dari masalah ini adalah ‘karena gaji/upah hanya satu-satunya sumber pemasukan dalam memenuhi berbagai kebutuhan dasar kehidupan masyarakat’.

Rabu, 09 Februari 2011

KENAIKAN UPAH KARYAWAN KORINDO PAPUA 2011




Kepsepakatan antara Management Korindo Papua dengan Federasi Serikat Pekerja pada tanggal 9 Feruari 2011 tentang kenaikan upah pada tahun 2011 ada sedikit kenaikan dari standar yang ditetapkan oleh pemerintah Propinsi Papua melalui SK Gubernur Papua No. 133 tahun 2010 tentang Penetapan Upah Minimum dan Upah Minimum Sektoral yang menetapkan UMP Propinsi Papua sebesar Rp 1.403.000,- per bulan. Naik 6,57 % dari tahun 2010 yang sebesar Rp 1.316.500,-.
Dalam kesepakatan yang berlangsung selama dua hari 9 s/d 10 Feruari 2011 antara Management Korindo dengan SPSI disepakati bahwa kenaikan upah untuk karyawan Korindo Papua masih mengikuti SK Gubernur hanya ada sedikit penambahan bagi mereka yang telah bekerja 1 tahun ke atas; berikut adalah komponen upah dan kenaikannya pada tahun 2011:
Untuk karyawan OT (Over Time):
Gaji Pokok tahun 2010 x 6,57% + Nilai Masa Kerja (insentive)
Untuk yang Bulanan Tetap dan harian tetap:
Gaji Kotor 2010 tidak termasuk premi hadir x 6,57 %  + masa kerja (insentive)
Nilai masa kerja:
No.
Masa Kerja (Tahun)
Penghargaan Masa Kerja
% kenaikan dari
tahun 2010
1
0 - 1
Sesuai UMP
Sesuai UMP
2
1 - 3
Rp 3.000,-
6.80
3
3 - 5
Rp 5.000,-
6.95
4
5 - 7
Rp 7.000,-
7.10
5
7 - 9
Rp 10.000,-
7.33
6
9 - 11
Rp 12.000,-
7.48
7
11 - 13
Rp 14.000,-
7.63
8
13 - 15
Rp 16.000,-
7.79
9
15 tahun ke atas
Rp 18.000,-
7.94

Demikian hasil kesepakatan kanikan upah tahun 2011 dan semoga informasi ini bisa memuaskan rasa penasaran kita. Selamat Bekerja dan hati-hati, keluarga Anda menanti di Rumah.

[New comment] Wisdom for the Journey

nagarajan v commented: "Really worth reading to motivate inner self confidence at times of depression" ...